WordPress seringkali menjadi pilihan utama dalam membangun sebuah website karena berbagai keuntungan yang dapat diperoleh pengguna dari platform tersebut. Banyak theme gratis yang terus bermunculan, plugin yang sangat memudahkan kustomisasi website, dukungan komunitas yang menyebar di berbagai forum dan di situs resmi WordPress itu sendiri, dan lain sebagainya.
WordPress banyak digunakan untuk membuat blog yang halaman depannya memuat beberapa postingan yang paling baru. Setiap ada postingan yang baru, postingan yang sebelumnya bergeser secara otomatis ke bawah untuk memberikan posisi paling atas pada postingan baru tersebut. Di sisi lain, sejumlah website memilih untuk menampilkan halaman statis di homepage daripada postingan terbaru.
Halaman statis di homepage tersebut dapat digunakan untuk menampilkan informasi tertentu, misalnya pengumuman mengenai penghargaan yang baru saja diraih oleh perusahaan, ajakan untuk melakukan aktivitas kemanusiaan, event yang akan dilangsungkan secara besar-besaran, harga promo untuk sebuah produk, atau untuk informasi-informasi penting lainnya yang ingin disampaikan kepada semua pengunjung website.
Dalam lingkup bisnis, halaman statis di WordPress juga kerap digunakan untuk menampilkan profil perusahaan sehingga pengunjung bisa langsung mengetahui informasi mengenai perusahaan tersebut, sedangkan blog digunakan untuk berinteraksi dengan pengunjung website. Cukup banyak perusahaan yang menerapkan cara seperti ini. Seorang freelancer juga dapat memanfaatkan halaman statis untuk menampilkan informasi yang mendetail mengenai keahlian dan jasa yang ditawarkannya.
Cara Membuat Halaman Statis di WordPress
Membuat halaman statis di WordPress biasanya dilakukan untuk halaman utama (Homepage), “Tentang Kami”, atau “Kontak” agar kontennya tetap dan tidak tertumpuk oleh postingan blog terbaru.
Secara default, WordPress akan menampilkan tulisan blog terbaru kamu di halaman depan. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubahnya menjadi halaman statis:
1. Buat Halaman Baru
Langkah pertama, kamu harus menyiapkan halaman yang ingin dijadikan tampilan statis.
- Login ke Dashboard WordPress kamu.
- Pilih menu Pages (Halaman) > Add New (Tambah Baru).
- Beri judul, misalnya “Beranda” atau “Home”.
- Isi konten halaman tersebut menggunakan editor (Gutenberg atau Page Builder favorit kamu).
- Klik Publish (Terbitkan).
Tips: Jika kamu masih ingin memiliki halaman blog, buatlah satu halaman kosong lagi dan beri judul “Blog” atau “Berita”, lalu klik Publish tanpa perlu mengisi kontennya.
2. Mengatur Halaman Menjadi Statis
Setelah halamannya siap, sekarang kamu perlu “memberitahu” WordPress untuk menggunakan halaman tersebut sebagai tampilan utama.
- Pergi ke menu Settings (Pengaturan) di sidebar kiri.
- Pilih sub-menu Reading (Pembacaan).
- Pada bagian Your homepage displays (Tampilan halaman beranda Anda), ubah pilihannya dari Your latest posts menjadi A static page (Halaman statis).
- Homepage: Pilih halaman “Beranda” yang tadi kamu buat.
- Posts page: Pilih halaman “Blog” (jika kamu ingin tetap menampilkan artikel di halaman lain).
- Klik tombol Save Changes (Simpan Perubahan) di bagian bawah.
Kesimpulan
Contoh penerapan halaman statis lainnya adalah digunakannya halaman tersebut untuk menampilkan produk utama perusahaan, misalnya browser. Informasi mengenai browser yang meliputi beberapa fitur unggulannya ditempatkan di halaman depan website dalam bentuk halaman statis, sedangkan postingan blog ditempatkan di bagian lain untuk mengulas perubahan-perubahan dalam setiap versi browser dan berbagai tips serta trik dalam menggunakan browser.
Seorang fotografer juga dapat menampilkan beberapa foto karyanya yang terbaik dalam sebuah halaman statis sebagai bagian dari portofolionya. Organisasi kemanusiaan pun dapat menggunakan halaman statis untuk memuat kegiatan-kegiatan sosial terbaru di mana setiap orang dapat meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam membantu sesama.
Seperti yang bisa anda lihat pada beberapa contoh di atas, cukup banyak ide yang bisa diterapkan untuk halaman statis di WordPress. Seandainya anda memiliki sebuah usaha kafe yang juga dipasarkan secara online dalam bentuk website yang menggunakan WordPress, anda bisa membuat halaman statis untuk memajang menu-menu unggulan kafe.
Anda yang punya hobi tertentu seperti mengkoleksi pohon bonsai dapat membuat halaman statis untuk menampilkan pohon-pohon bonsai yang paling menarik dengan harapan agar di antara pengunjung ada yang berminat untuk membeli dengan harga yang mahal. Masih banyak ide lainnya seputar kegunaan halaman statis yang bisa anda cari sendiri dengan menelusuri internet.






