Cara Menonaktifkan Sementara Windows Security, Sangat Mudah!

Windows Security adalah aplikasi Windows yang bisa digunakan sebagai proteksi tambahan pada laptop atau PC.

Ya, kalau mau makin aman selama memakai device andalanmu, apalagi kalau intensitas connect ke internetnya tinggi, tools built-in besutan Windows ini wajib buat diaktifkan.

Windows Security ini beri proteksi berlapis pada tetek-bengek device kamu, menjaganya dari bahaya virus sampai malware yang mengintai pakai kemampuan scanning menyeluruhnya yang imersif.

Tingkat safety-nya begitu tinggi, sehingga kamu nggak perlu pakai aplikasi antivirus third-party lagi karena yang satu ini sudah sangat powerful. Meskipun begitu adakalanya kita perlu menonaktifkan Windows Security karena seringkali menganggap program yang “bersih” sebagai virus seperti misalnya resetter.

Cara Menonaktifkan Sementara Windows Security

Disini kita akan menonaktifkan Windows Security untuk sementara waktu, berikut langkah-langkahnya:

1. Klik tombol Windows untuk masuk ke Start Menu, kemudian ketikkan windows security.

2. Klik Virus & threat protection.

3. Kemudian klik Manage settings.

4. Untuk menonaktifkan sementara Windows Security, kamu perlu mematikan semua fitur keamanan: Real-time protection dan Dev Drive Protection.

5. Jika sudah dimatikan fiturnya, tampilannya kurang lebih seperti ini.

6. Jangan lupa matikan juga fitur keamanan yang lain seperti Cloud-delivered protection, Automatic sample submission dan Tamper Protection.

Apa Perlu Mengaktifkannya Kembali?

Jika sudah selesai dengan “urusan kamu” maka disarankan mengaktifkan kembali Windows Security agar laptop atau PC kamu selalu aman. Kenapa Windows Security cukup vital untuk perangkat kamu? Karena antivirus bawaan Windows ini memiliki beberapa keunggulan berikutini:

Antivirus Paling Powerful untuk Windows

Windows Security jadi aplikasi antivirus yang wajib kamu instal di laptop atau PC Windows karena di-develop sendiri oleh Microsoft.
Antivirus built-in ini pastikan celah keamanan yang buat device-mu terkena virus sampai rekening bank di-hack, nggak lagi bisa dijebol oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pindai File Download-an

Salah satu fitur jagoannya mungkinkan tools ini buat menscan setiap kali ada file baru yang kamu download ‘tuk pastikan virus sama sekali nggak ditemukan di dalamnya.

Update Security Patch Otomatis

Virus dan malware sama pintarnya dengan antivirus. Maka dari itu, antivirus harus terus di-update buat jegal aksesnya lewat fitur-fitur proteksi yang makin dipoles. Di sini, Kamu nggak perlu lagi cari file buat update security patch karena proses download-nya langsung otomatis dijalankan.

Blokir File Sampai Software yang Sus

Antivirus Windows ini bakal otomatis blokir akses file sampai software yang dianggap sus karena ada virus, malware, dan ransomware di dalamnya.

Enkripsi Tingkat Tinggi pada Akunmu

Serba-serbi data yang ada di akun Windows kamu juga bakal di-protect penuh sama Windows Security. Pakai enkripsi tingkat tinggi, kombinasi sandi, ID wajah, sampai sidik jarimu nggak akan bisa disalahgunakan sama orang lain.

Pantau Lalu Lintas Internet

Buat kamu yang laptopnya aktif connect ke internet, Apalagi kalau sering pakai WiFi publik, fitur Firewall & Network Protection jamin aktivitasmu nggak akan bisa di-tracking. Resiko akun mobile banking sampai sosmed yang krusial buat di-hack pun jadi super minim.

Bantu Parenting

Kalau device-mu dipakai bareng-bareng sama anak, Kamu selalu bisa aktifkan mode yang batasi akses konten-konten yang kurang kids-friendly.

Kesimpulan

Windows Security bawa proteksi maksimal pada daily driver kamu yang banyak data penting di dalamnya. Aplikasi antivirus untuk Windows ini dibekali segudang fitur keamanan tingkat tinggi.

Virus dan malware bisa diblokir pakai kemampuan scanning yang top-tier. Data-data di akun Windows sampai mobile banking juga aman dari resiko di-hack lewat optimasi keamanannya yang selalu solid, berkat pembaruan berkala. Namun ada kalanya kita perlu menonaktifkan Windows Security ini dikarenakan seringkali melakukan false positive, terlalu agresif menganggap tool atau program tertentu sebagai virus.

Leave a Reply